Deskripsi
Patih Gadjah Mada mewariskan nilai kebangsaan kepada Universitas Gadjah Mada. Dengan aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, cita cita luhur itu diabdikan buat ibu pertiwi. Dari perspektif teologis sosiologis dan antropologis warisan historis Majapahit diterapkan dalam tata kelola Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ungkapan manunggaling kawula gusti secara teologis merupakan jiwa kebangsaan yang berhubungan dengan aspek Ketuhanan. Manusia Indonesia senantiasa takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memayu hayuning bawana secara sosiologis merupakan keselarasan sosial. Lantas ada ungkapan lila lan legawa kanggo mulyaning negara. Amemangun karyenak tyasing sesama secara antropologis merupakan penerapan humanisme. Ungkapan ini sesuai dengan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.
Kearifan lokal yang bersumber dari kitab Jawa klasik masih relevan untuk pembinaan mental spiritual generasi muda. Jatidiri nasional dan kepribadian bangsa makin kokoh di era global. Universitas Gadjah Mada menjadi pelopor dalam menggali nilai kebangsaan di seluruh penjuru nusantara





Ulasan
Belum ada ulasan.