Hakikat kematian menurut pandangan Kejawen

Rp65.000

Kalangan kasepuhan Kejawen memiliki konsep pengetahuan tentang asal-usul kehidupan.

Deskripsi

Kalangan kasepuhan Kejawen memiliki konsep pengetahuan tentang asal-usul kehidupan. Mereka menyebut dengan istilah kawruh sangkan paraning dumadi, yang membicarakan dari mana dan ke mana tujuan hidup itu. Masyarakat Jawa memandang kehidupan dan kematian sebagai refleksi untuk mencapai hakikat kebenaran sejati.

Kesempurnaan hidup manusia diperoleh dengan cara memayu hayuning bawana atau ikut mewujudkan kedamaian dunia. Dari kehidupan dunia yang sempurna itulah orang Jawa lantas meyakini adanya tingkat kematian yang sempurna. Kalangan Kejawen menyebut dengan istilah mati sajroning ngaurip, yang berarti dalam kematian terdapat kehidupan. Hal ini berarti manusia harus membekali hidupnya dengan berbuat sebaik-baiknya untuk memperoleh hakikat kematian yang sempurna. Dalam hal ini pujangga Jawa menyebutnya dengan istilah emating pati patitis atau tingkat kematian yang mendapatkan kenikmatan. Pembahasan tentang hakikat kematian mendapat perhatian yang utama dari para kasepuhan Kejawen. Misalnya dalam Serat Dewaruci, diulas tentang hakikat kematian yang dikaitkan dengan konsep ilmu kesempurnaan hidup.

Informasi Tambahan

Penulis

HR Wijaya

Tahun

2020

ISBN

978-623-94193-2-5

Ukuran

14 x 21 cm

Tebal

247 halaman

Cover

softcover, laminasi doff

Harga

Rp 65.000

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Hakikat kematian menurut pandangan Kejawen”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Produk Terkait