Deskripsi
Penghayat aliran kebatinan pada umumnya bertujuan untuk memperoleh suasana damai. Jalan yang ditempuh yaitu berusaha untuk mendekatkan diri kepada kekuasaan Tuhan. Hidupnya diserahkan penuh kepada kehendak Tuhan dengan menggunakan refleksi dan kontemplasi spiritual.
Aliran-aliran kebatinan itu dapat disebutkan diantaranya Pangestu atau Paguyuban Ngesti Tunggal, Subud atau Susilo Budi Darma dan Sapto Darmo. Pada prinsipnya mereka melakukan ritual dengan mengambil simbol-simbol lokal. Kalau ditelusur secara mendalam ajaran mereka tetap ber-sumber dari ajaran keagamaan. Contohnya ajaran kebatinan yang membagi tahapan sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa dan sembah rasa. Tahapan tersebut sebetulnya terjemahan dari ajaran syareat, tarekat, hakikat, makrifat.
Buku yang berjudul Teologi Aliran Kebatinan ini memberi deskripsi tentang seluk beluk penghayatan spiritual. Dengan membaca buku ini diharapkan diperoleh pemahaman tentang teologi aliran kebatinan secara sistematis, integral dan komprehensif. Semoga kita semua mendapat ketenangan hidup lahir batin.





Ulasan
Belum ada ulasan.